Selasa, 24 April 2012

RIM menuju RIP??

Selamat siang!

Yak, untuk mengisi waktu gua di rumah yang gak bisa ngampus gara-gara mules, gua kepikiran buat nulis ini. Kenapa? Ya soalnya topik ini bener-bener menarik. Dan gua rasa bisa bermanfaat kalo ditelusuri dan ditelaah secara mendalam. *sok serius*

Mungkin judul di atas cukup menggelitik buat para blackberry-mania. Mungkin juga ada yang nganggep, "ah sok tau lo fir" atau apalah kritikan lainnya, ya terserah sih. Di sini gua mau mengupas secara fakta, apakah blackberry itu masih bisa dianggap canggih?

Membaca artikel dari NGONOO.COM ( ini website asik yang udah gua review beberapa hari lalu ), judulnya malah lebih ekstrim lagi, "DEATH OF RIM". Beuuuh, masih banyak yang bb-mania di Indonesia kok udah dibilang mati? Ternyata disebut mati di situ karena pasarnya yang udah kalah saing jauuuuuhhhh banget sama Apple dan Android (pasar di dunia loh ya). 

Oke biar clear dulu, Blackberry, iOS, dan Android itu adalah OS-nya. Jadi kayak semacam windows atau linux di komputer gitu. Sementara pabrikan atau manufacturer nya itu, RIM (Research In Motion) yang pake blackberry, Apple yang pake iOS, sementara buat Android, karena open source jadi banyak pabrikan yang pake. Yang paling populer itu Sony (yang dulunya sony-ericsson), Samsung sama HTC (High-Tech Corp). Jadi jangan sampe salah nyebut nih, kalo ditanyain "hp lo apaan?" jawabnya bukan blackberry, tapi RIM, hehehe.

Kembali ke topik awal, blackberry masih bisa dibilang canggih gak sih? Kenapa pasarnya melorot drastis? Dari postingan di ngonoo.com tadi, ada sejarahnya RIM dari tahun ke tahun yang diambil dari MBAonline.com


Ini mohon maaf loh sebelumnya, gambarnya kecil, soalnya gambar aslinya bandwidth killer banget. Kalo mau lebih keliatan bisa open image di new tab, trus di-zoom aja.

Di situ bisa dilihat bahwa awal mula kesuksesan RIM adalah pada tahun 1999, mereka bisa bikin gadget yang bener-bener praktis buat para pekerja, terutama pelaku bisnis. Konsepnya 'data on the go' dimana kita tetep bisa terus memantau apapun seperti pasar modal, saham, dll dimanapun kita berada, plus terima e-mail secara langsung, yang tentunya menggunakan koneksi internet. Terus juga desainnya simple dengan keyboard QWERTY, makin memudahkan buat ngetik, dan itu udah bener-bener canggih pada waktu itu.

Nah pada tahun 2004, penjualan mereka meningkat drastis bahkan sampe membukukan profit $85.000.000 (banyak amat ya) dengan subscriber atau pelanggan berjumlah 1 juta. Tahun 2007 meningkat drastis sampe 10 juta subscriber, bahkan yang paling tinggi profitnya di Kanada. Di sinilah klimaksnya, dimana sebentar lagi akan muncul pesaing berat RIM. Juni 2007, perusahaan milik (alm) Steve Jobs, Apple Inc. meluncurkan gadget ( atau bisa dibilang juga handpone ) terbaru, yaitu iPhone. Kita semua tahu, iPhone ini langsung booming sejak awal muncul. Mulailah terjadi penurunan penjualan dari RIM. iPhone bisa melakukan yang blackberry lakukan, namun tidak dengan blackberry.

(alm) Steve Jobs dengan iPhone-nya

2008, tambah lagi pesaing yang meramaikan. Google tentunya gak mau ketinggalan dong. Akhirnya muncullah handphone ber-OS android pertama, HTC dream. HTC dream menggunakan OS Android pertama, yaitu Android 1.5 Cupcake, dan diluncurkan pada 22 Oktober 2008. Oh iya karena Android ini berbasis linux, dia sifatnya open source. Artinya siapapun bisa dan boleh mengembangkan OS yang diluncurkan google itu.



RIM meradang, para fans-nya pun menuntut gadget baru yang bisa menyaingi iOS dan Android. Akhirnya muncul Blackberry Storm, dengan OS blackberry yang masih sama, OS 5. Namun seperti yang diprediksi, tetep storm ini gak bisa ngalahin dominasi smartphone dari Apple dan Android. Strom terjual 1 juta unit selama setahun, sementara iPhone cuman butuh waktu 3 bulan buat ngabisin 1 juta stok. Di tahun-tahun selanjutnya sampe tahun ini, penjualan RIM terus menurun. Bahkan sekarang, tahun 2012, nilai sahamnya yang berharga $150 per share turun drastis banget jadi cuman sepersepuluhnya, $15 per share.

Di sektor tablet, yang baru ngetren akhir-akhir ini pun RIM mencoba peruntungan dengan meluncurkan Blackberry Playbook. Tapi lagi-lagi RIM harus gigit jari ngeliat produknya kalah saing dibanding Apple iPad ataupun tablet Android keluaran Samsung dan lain-lain.


Kenapa bisa kalah sama Apple dan Android?


Well, banyak faktor yang menyababkan anjloknya prestasi RIM ini. Mungkin kita bisa bahas sambil membandingkan ketiga macam smartphone ini. Mungkin bisa diliat juga postingan di NGONOO.COM tentang komparasi Apple dan Android.


perbandingan Blackberry - HTC (Android) - iPhone

Desain
Pada awalnya desain dari smartphone RIM ini memang didesain untuk memudahkan dalam pekerjaan, khususnya yang membutuhkan pengetikan. Namun sekarang desain ini menjadi blunder bagi RIM itu sendiri. Disaat handset lain sudah berdesain touchscreen, RIM masih bertahan dengan batangan ber-QWERTY. Dari blackberry yang pertama kali keluar sampe blackberry Dakota yang terbaru, base nya sama, batangan ber-QWERTY.


desain blackberry keluarga BOLD, gak jauh beda kan?

Oke, emang ada beberapa desain yang flip atau slide tapi tetep gak ninggalin QWERTY nya. Ada juga sih yang full touchscreen, tapi tetep desainnya itu-itu aja. Coba kita bandingin deh sama HTC, atau Samsung. Kalo menurut gua pabrikan yang paling oke dalam hal desain sekarang itu HTC. Desainnya ada yang unik, ada yang futuristik, dan gak itu-itu aja. Sementara iPhone sama kayak blackberry, desainnya dari generasi pertama sampe yang 4s gak jauh beda.

Pengembangan Teknologi dan Developing
Di sini RIM kalah telak dari Android dan iPhone. Pengembangan teknologi RIM gak kayak Android sama iPhone. Dari dulu keunggulan utama RIM Blackberry Messenger (BBM) itu aja yang di update. Sisanya, gak jauh beda antara blackberry terbaru sama yang jadul. Paling bedanya di user interface, kecepatan OS, 3G, sama gedenya pixel kamera. Sementara Android dari Cupcake 1.5 sampe yang terbaru Honeycomb 3.2 (sebenernya udah ada Ice Cream Sandwich 4.0, cuman gua blom pernah nyoba hehehe) selalu ada perbedaan di tiap pembaruannya. Misalnya, fitur App2SD yang berfungsi nyimpen aplikasi di memory card, voice command, sampe video call. Dan iPhone juga berkembang dibandingkan yang lama. Fitur unggulan yang terbaru adalah Siri, yang bisa kita ajak ngobrol, bisa kita tanya-tanyain, pokoknya itu handphone udah kayak jadi temen kita deh.

Kalo developingnya, android yang paling juara. Karena open source, banyak orang yang bikin ROM ( OS di gadget android ) sendiri, istilahnya cooking ROM. Misalnya HTC Hero nih, paling mentok dari pabrikan ngeluarin update sampe Eclair 2.1 doang. Tapi para cooker itu bisa bikin ROM buat HTC Hero yang basisnya Gingerbread. Meskipun agak terkesan dipaksa karena hardwarenya juga gak kuat, tapi lumayan buat Hero user yang pengen nyicipin Gingerbread a.k.a roti jahe itu. Bahkan user interface nya pun juga bisa jadi beragam, gak melulu persis sama dari pabrikan. Bisa dimodif sesuka hati gitulah. Kalo iPhone sama RIM karena gak open source, jadi yang ngembangin ya tim developer dari pabrikannya aja. Tampilannya ya begitu, updatenya ya begitu, sesuai dari pabrikan deh pokoknya.

Harga
Nah ini nih yang paling krusial apalagi buat mahasiswa. Dari segi harga, iPhone lah yang paling tinggi. iPhone tuh eksklusif gitu loh. Macbook aja harganya super wah. Tapi desainnya yang keren itu dapet lah sama gengsinya juga. Sementara blackberry sama android, kalo orang jawa bilang unda-undi. Gak jauh beda harganya.


Dari ulasan di atas, RIM emang udah gak bisa memenuhi keinginan para pelanggannya yang menuntut supaya gadget mereka lebih canggih daripada Android dan iPhone. Dan yang paling bagus dan berkembang adalah Android. Apapun merknya, HTC, Samsung, Sony,  dll bisa mengalahkan Blackberry dan menyaingi iPhone. BBM dan push mail gak cukup buat Blackberry sekarang menyandang status 'canggih'. Android dan iPhone bisa melakukan lebih dari itu, dan bener kata MBAonline.com kalo blackberry gak ada inovasi dan perkembangan, maka gak lama lagi akan berubah, dari RIM menjadi RIP, hehehe...


Biarpun begitu, Indonesia masih tetep jadi pasar terbesar blackberry. Bahkan negara kita disebut sebagai 'Blackberry Nation'. 46% bro, pengguna smartphone di Indonesia pakenya blackberry. Hampir setengahnya kan! Sisanya persentase itu juga dibagi lagi sama Android, Apple, Windows Phone, dll. Masih inget antrian orang yang beli Blackberry Bellagio di Pacific Place Jakarta dan berakhir ricuh? Mengutip dari artikel tentang ini di NGONOO.COM

Bahkan pada tahun 2007-2008 perkembangan pasar BlackBerry mencapai angka tertinggi yaitu 250% ( Kompas )

Peningkatan 250% itu angka yang drastis. Dari hal itu gak heran kalo Indonesia disebut negara blackberry. Sementara diluar negeri kebanyakan meninggalkan blackberry karena pertimbangan hal-hal di atas. Di postingan itu juga ada video tentang orang asing yang mengulas kenapa Indonesia bisa jadi 'Blackbery Nation' dengan ngeliat di suatu restoran di Indonesia, 42 dari 52 smartphone adalah blackberry. Penasaran? Liat aja sendiri videonya di situ, hehe

kejadian di  pacific place beberapa waktu lalu



Itu aja sih pendapat gua, mudah-mudahan bermanfaat. Kalo ada yang gak setuju atau ada hal-hal yang ingin dikomentari bisa kita diskusikan di comment di bawah :D

terima kasih!

Kamis, 12 April 2012

Kuliah? Ternyata kayak gini ya?

Oke menyambung dari posting gua sebelumnya, sekarang gua mau cerita saat-saat pertama memasuki dunia perkuliahan. Memasuki dunia kampus, kalo di UI disebutnya KAMABA (Kegiatan Mahasiswa Baru), banyak hal yang harus kita ikutin. Yang pertama ada paduan suara. Paduan suara ini dipersiapkan buat nyanyi nanti pas wisuda, jadi kita para maba wajib latihan padus hampir setiap hari. Selain latihan padus ada juga OKK, Orientasi Kehidupan Kampus, yaitu orientasi tingkat universitas, dan juga ada Character Building Training dari ESQ. Itu semua dilakukan di balairung UI yang kata Pak Dibyo bentuknya mirip saung raksasa itu.

Nah buat yang di tingkat fakultas, ada yang namanya PSAF dan PSAD (Pengenalan Sistem Akademik Fakultas dan Departemen). Disini kita dijelasin sama manajer pendidikan, tentang sistem kita kuliah di FTUI itu gimana sih. Terus juga dari ketua departemen masing2 diberikan 'wejangan' tentang kuliah di departemen masing2. Semua rangkaian KAMABA ini dilakukan di bulan puasa. Yah sejauh itu sih blom ada yang aneh-aneh. Padahal pikiran gua udah macem-macem aja denger kata2 'ospek'. Lo taulah, gua anti-ospek sejak SMP dulu, hahahaha...

Setelah lebaran KAMABA selesai dong? Ospek kelar dong? Eits kata siapa, kalo di fakultas teknik ada kegiatan khusus yang namanya MADK (Masa Adaptasi Dunia Kampus). Sebenernya dulu namanya PPAM (Proses Pembekalan Anggota Muda) dan gua lebih suka nyebutnya PPAM, haha. Di MADK (atau PPAM, terserahlah...) ini kita dikasih tugas yang seabrek-abrek banyaknya dari senior. 

Pembantaian dimulai! Itulah yang ada di pikiran gua waktu itu. Setiap hari selama sepekan, kita dateng pagi2 jam 06.30, semuanya seangkatan harus ngumpul. Pagi itu kita diabsen, trus setelah itu ada 'orasi'. Ya, 'orasi', tapi bukan orasi kayak demo. Orasi disini cenderung ke evaluasi tugas2 kita seangkatan. Yang ada tiap hari kita diomelin. Mana gak bisa2 lagi seangkatan ngumpul. Kan susah tuh ngumpulinnya, soalnya kita sama sekali blom kenal. Kenalan juga waktu disuruh senior bikin namecard pas pra-MADK (itu sebelum lebaran). Abis bikin namecard gitu besoknya kita bawa kan, eh malah dibentak2. "Ngapain lo bikin doang? Emang tujuan lo bikin ini apa??" Intinya kita harus bisa inisiatif lah buat kenalan satu sama lain. Akhirnya setelah itu kita mulai ngadain buka bareng (buka puasa maksudnya woy), ngumpul2, dll.


inilah 'kopdar' pertama, bukber di perpusat UI



Terus pas MADK nya tiap hari kita dikasih tugas, suruh tulis definisi apalah, itulah, pokoknya semuanya berbau elektro. Nah ini yang gua suka dari ospek nya, karena mendidik banget. Gak asal nyusahin junior doang, tapi ada esensinya, hahaha. Pokoknya gua hampir tiap hari gak tidur selama seminggu itu. Dan selama seminggu itu pun gua makin deket sama keluarga besar baru, keluarga DTE 2011. Gak nyesel lah karna ini bakal jadi kenang2an pas lulus nanti. Disini perubahan diri gua makin terasa. Gua makin bisa banyak berteman sama anak2 yang baru kenal.

Setelah pekan MADK selesai, dimulailah kegiatan pembelajaran. Mata kuliah pertama yang gua hadapi adalaaahhhh................. KALKULUS! Denger namanya aja udah berasa puyeng *lebay*. Semester 1 kita jalani sebanyak 18 SKS, dengan kalkulus 4, teknik digital 3 (+ praktikumnya 1), bahasa inggris 2, dan MPKT 6. Wuih surga anget deh semester 1, kuliah berangkat selalu abis zuhur, kecuali hari rabu ada teknik digital jam 10. sisanya senin rabu kalkulus jam 1, mpkt jam 4 sampe abis magrib. selasa kamis bahasa inggris jam 1 sampe jam 3. Jumat?? LIBURRRRRR COY

Network gua pun semakin luas di semester 1 ini. Gua mulai banyak kenalan sama anak2 departemen lain. Di kelas mpkt gua sekelas sama anak2 arsitektur dan teknik industri. Sementara di bahasa inggris sekelas anak2 industri (lagi), metalurgi, sama sipil. Di kalkulus banyak sebenernya, tapi gua gak terlalu kenal, soalnya kelasnya besar dan jarang buat kenalan dan bikin tugas bareng2.

Sekarang semester 2 ya alhamdulillah udah lebih banyak lagi kenalan gua. Dan semester 2 ini terasa lebih berat karna ada Aljabar Linear (lanjutan kalkulus) sama Fisika Dasar. Oh God, why. Kenapa ketemu fisika lagi???? Kalo kata Pak Asvial (ketua dept elektro) sih, kalo kuliah di teknik harus kuat matematika sama fisika. Oke deh pak, saya kuatin. *padahal beraaaattt banget rasanya* 

Ya itu sih yang gua rasain di kuliah, beda sama sekolah. Jadwal milih sendiri, dosennya milih sendiri, kelasnya pindah2, tugasnya bejibun tapi kuliahnya waktunya bebas banget, gitulah. Oh iya semenjak kuliah juga gua merasa lebih banyak gerak, karna ke kantek jauh, ke dept jauh, ke musholla jauh, ke kelas jauh, pokoknya serba jauh. Padahal dulu waktu masih sekolah kerjaan gua ngerem di kelas melulu, hehehe

Sabtu, 31 Maret 2012

belum ada judul

aduh judulnya sok2 kayak lagu iwan fals -____-

Hola, udah lama banget banget banget gua gak posting disini yaa *lebay*. Bahkan kisah hidup gua dalam masa transisi SMA ke kuliah blom gua tuangkan disini (halah bahasanya). Ya pokoknya gitulah, udah pada tau juga kan, kalo gua sekarang alhamdulillah udah kuliah di UI, jurusan Teknik Komputer. Inget, TEKNIK loh ya bukan ilmu. Engineering, not science. Abis kalo orang2 pada nanyain gua, "fir kuliah dimana sekarang..?" kalo gua jawab "teknik komputer" maka orang2 secara spontan uhuy akan berkata dengan haqqul yaqin-nya "ooh fasilkom.."

"......................................................................."

Entah udah berapa kali gua meluruskan itu, dan gua sangat lelah. Oke, sekarang kalo orang2 nanya, gua jawabnya elektro aja. "teknik elektro, tapi yang jurusan komputer". Mudah-mudahan orang2 gak nanyain dengan wajah tanpa dosa, "emang ada ya?"

Oke, jadi kondisi gua sekarang saat mau nulis post ini adalah, jreng jreeeennggg..... MAU UTS!! Senin besok gua UTS beroh! Dafuq, gua udah mulai sumpek karna belajar dari kemaren (padahal ya masih blom ngerti2  banget juga). Udah gitu UTS senin besok sangat super sodara-sodara. Aljabar Linear + Pengantar Teknik Komputer! Untunglah gak kayak temen2 gua yang ada tambahan statprob atau fisdas. Semester ini emang gua gak ngambil statprob, karna sebenernya itu buat term 4. Dan fisdas alhamdulillah nya gua ngambil kelas rabu. Jadi entar UTS fisdas nya rabu, bersamaan dengan UTS dasar teknik elektro bersama profesor tercintah

Baiklah, gua mau cerita dulu tentang akhir dari masa sekolah gua. Akhir kelas 12 ini bener2 super banget buat gua, dimana gua merasakan perubahan yang signifikan dalam diri gua. Bahkan ketika itu gua nyesel banget banget banget kenapa perubahan itu baru terjadi pada gua di kelas 12. Tapi gak apa2 lah, daripada gak sama sekali. Perubahan apaan sih fir? Entar dulu lah, sabar. Gua ceritain lengkapnya nihh


Jadi, pas kelas 12 semester 2, lagi hot-hotnya belajar tuh. Gua punya kelompok belajar, yang anak-anaknya bisa dibilang anak-anak gaul (bukan gaul dalam arti negatif loh ya, gaul maksudnya aktif di organisasi, kepanitiaan, acara2, dll). Sementara gua, yah pada taulah, kalo yang kenal gua pasti tau. Gua termasuk orang yang susah bergaul, gua ansos, gua langsung pulang setelah selesai jam sekolah, gua gak osis, gua gak pernah ikut kepanitiaan atau acara2 gitu2, bahkan dari SMP sampe SMA gua selalu menghindari yang namanya MOPD/ospek. Padahal itu seru banget loh, gak seberapa dibandingin orientasi kuliah (yang ini ada lagi ceritanya). Itu semua karna gua ngerasa susah beradaptasi di lingkungan baru. Mau ngomong aja malu, mau kenalan aja susah.

Balik lagi ke akhir kelas 12, temen2 belajar gua itu faris, nabiel, syauqi, ken, bio. Biasa kita ber-enam belajar bareng. Kadang dirumah gua, kadang nabiel, kadang juga syauqi. Pokoknya kalo dirumah gua, udah dianggep anak deh mereka sama ortu gua, hahaha (malah pas wisuda foto bareng sekeluarga). Disinilah gua mulai menyadari betapa cacatnya dunia pergaulan gua. Gak asik bro. Karna gua sering ngumpul sama mereka, gua mulai deh sering ikut ngobrol2 sama anak2 cewe juga (SMP-SMA gua gak pernah sekelas ama cewe, soalnya kelasnya dipisah), dan untuk pertama kalinya gua ikut kepanitiaan di buku tahunan, karna ketuanya si nabiel (thanks banget bil!).
                                             
                                        
                                                          inilah foto keluarga gua, hahaha

Dan alhamdulillah, belajar kelompok kita ini sangat berguna *asik. Pas tryout, peringkat kita ber-enam gak jauh2 beda, dan nilainya alhamdulillah termasuk kertas pertama (kan pengumuman nilai ranking tryout ada 3 kertas tuh). Dan pas UN pun, alhamdulillah kita semua lulus, dengan predikat nilai baik lah. Setelah selesai UN, kita bimbel masing2 deh. Gua ken sama syauqi di bimbel NF, faris di SG, bio kalo gak salah master, sementara nabiel gak bimbel. Oh iya disini kita ber-enam dapet panggilan undangan, kecuali faris. Gua ngambil teknik komputer UI, sesuai pilihan awal pas PPKB. Nabiel FSRD ITB, ken teknik elektro UI, syauqi kedokteran hewan IPB, sama bio teknologi pangan IPB. 

Pas tanggal 17 mei, tepat sehari setelah pengumuman UN, keluarlah pengumuman undangan itu. Dan yang keterima diantara kita adalah gua, ken, sama syauqi. Jadilah nabiel faris dan bio harus berusaha lagi untuk tes2 berikutnya. Alhamdulillah nabiel dapet perkapalan ITS, faris farmasi UNAIR, dan bio di IT gunadarma. Sementara itu kita juga masih sibuk ngurus buku tahunan: foto kelas, design layout halaman, plus bolak balik ke percetakan yang jauuuhhh banget di jatinegara (thanks to faris' daihatsu ceria). Pokoknya disini gua ngerasa berkontribusi banget deh akhirnya, setelah sekian lama meng-'ansos'.

Hari masuk kuliah pun tiba. Faris nabiel udah cabs ke surabaya. Syauqi udah ke bogor dari kapan tau. Bio udah masuk juga. Gua dan ken pun mulai menjalani kegiatan perkuliahan di Departemen Teknik Elektro FTUI. Dan postingan ini akan berlanjut ke episode selanjutnya, thank youuu


Sabtu, 29 Oktober 2011

udah lama ga posting

akhir2 ini gua jadi jarang nulis panjang2 nih, jadi postingan yang pendek2 lebih sering gua terbitkan di tumblr. silahkaan main-main ke tumblr

Minggu, 19 September 2010

Road to the ‘Kampung Halaman’





Tahun ini, seperti tahun yang sebelumnya kami sekeluarga melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman ayah di Malang, Jawa Timur. Kami berangkat pada hari kedua lebaran, setelah hari pertama bersilaturahim di rumah eyang dari ibu, di depok, di dekat rumah kami. Menurut rencana, rute kami pun sama dengan tahun lalu, tetapi mobil yang kami gunakan pada mudik tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu kita menggunakan Toyota Kijang LGX diesel keluaran tahun 2002, tahun ini kita menggunakan Toyota Kijang Innova Diesel yang baru keluar showroom april 2010. Rencananya mau ngetes performa D-4D juga, hehe.....

Pagi-pagi tanggal 11 September 2010, perjalanan dimulai. Rencana kita mau berhenti di Solo seperti biasa, menginap satu malam di Solo, lalu besoknya lanjut ke Malang. Dengan rute yang biasa kita lewati, yaitu Subang – Cikamurang – Kadipaten, pas jam 12.00 kita udah lewat tol Palikanci. Cepet kan? Tapi rencana kita buyar gara-gara macet di Salatiga. Seharusnya Setelah Salatiga kita lewat Boyolali, lalu sampai di Solo. Akhirnya karena macet itu, kita putar haluan, nggak jadi menginap di Solo, tapi lanjut ke Sragen melalui jalan yang gelap dan sepi (emang jalur alternatif sih, dan itu udah malam sekitar jam 21.00). Karena gelap dan sepi, ayah nyetirnya agak ngebut, biar cepet sampai. Untung headlamp Innova cukup besar, jadi kegelapan bisa cukup teratasi. (kalo fortuner bakal lebih gede tuh headlamp nya)

Ayah hampir nyetir nonstop, sampai akhirnya beliau ngantuk dan memutuskan berhenti di pom bensin di daerah Karanggede, sebelum Sragen. Istirahat lumayan lama disitu, jam 02.30 pagi kita jalan lagi. Sampai sekitar jam 04.00 kita berhenti cari masjid untuk sholat subuh di daerah Gemolong, masih sebelum Sragen. Setelah sholat subuh dan istirahat sebentar, kita jalan lagi tapi kali ini lewat jalur besar, Ngawi – Nganjuk – Jombang – Mojokerto – Porong – Pasuruan – Malang. Alhamdulillah kira-kira jam 17.00 kita udah sampai di Malang, di rumah keluarga ayah yang sekarang jadi Guest House. Tepatnya Fendi’s Guest House, Jalan Kawi no. 48 - Malang. Disana ketemu sodara-sodara, pakde, bude, dan teman-teman ayah waktu masih sekolah di Malang dulu. Di Malang kita menetap sekitar 5 hari 4 malam dari hari minggu sampai kamis. Banyak kegiatan, dari mulai silaturahim sampai wisata kuliner. (malang memang kaya akan kuliner, tanya saja Pak Bondan, hehe)

Kamis pagi, kita rencananya mau ke bromo. Tapi ternyata menurut info hotel disana penuh, dan cuaca juga mendung. Akhirnya nggak jadi ke bromo, malah ke Suramadu. Nyebrang ke Madura, disana jalan-jalan di pinggir tol tapi nggak ke kota nya, langsung muter lagi ke Surabaya. Dan dari Surabaya kita joss Pantura, lewat Gresik – Lamongan – Tuban. Hanya semalam berhenti di Tuban, Jum’at pagi lanjut ke Semarang. Rencananya sih mau sholat Jum’at di Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang, tapi baru sampai Kudus sudah masuk waktu zuhur, jadi terpaksa sholat Jum’at di Kudus. Tapi tetep dapet sholat di Masjid Agung Jawa Tengah, sholat ashar. Dan lanjut lagi untuk singgah di pekalongan.

Sabtu pagi, memasuki bagian terakhir perjalanan kita. Dari pekalongan menuju Jakarta lewat Pantura, tapi menghindari Indramayu seperti rute berangkat yang melalui Subang. Dan Alhamdulillah tepat waktu maghrib kita sampai di Depok.

Well, perjalanan ini benar-benar menyenangkan. Di jalan kita nggak terlalu lelah karena mobil kita dilepas jok tengahnya biar bisa buat tiduran seperti waktu di Kijang LGX tahun lalu. Tapi mudik menggunakan Innova jauh lebih nyaman daripada kijang LGX diesel dulu, karena mesin diesel Innova yang baru beda dengan diesel LGX yang lama. Minim getaran, tidak seperti mobil diesel biasa, tapi tetap bisa minum biosolar. Dan performa mesinnya mantap, baik untuk nyalip truk di Pantura maupun melibas tanjakan. Dan dari hasil pengukuran, Fuel Consumption Innova diesel D-4D 2.500cc rata-rata sekitar 1:13 km. Irit dibandingkan diesel LGX yang tahun lalu sekitar 1:11 km. Secara keseluruhan kita puas dengan performa Innova diesel baru. Recommended lah buat mobil keluarga..!

n.b tambahan beberapa foto ada disini

Senin, 06 September 2010

Kontroversi Wakil Rakyat


Akhir-akhir ini media ramai membicarakan rencana pembangunan gedung DPR yang baru. Oke, DPR ini memang sering membuat kontroversi. Mulai dari anggota nya yang berbuat asusila, yang sering bolos, sampai yang bertengkar disaat rapat. Dan sekarang mereka berencana membangun gedung parlemen baru yang menelan biaya 1 trilyun lebih.

Mungkin ada beberapa alasan DPR membangun gedung baru, salah satunya karena yang lama udah ga cukup untuk menampung para anggota dan staff ahli. Tetapi tidak sepantasnya juga mereka bikin rancangan gedung parlemen yang mewah dikala kondisi masyarakat sedang susah. Menurut kabar yang belum dikonfirmasi kebenarannya nanti bakal ada kolam renang dan fitness centre di gedung baru ini. Kalau itu jelas sudah melampaui batas, wong dengan fasilitas yang ada sekarang aja banyak yang malas, gimana nanti?

Tapi dengan kontroversi DPR ini, kita juga ga boleh men-judge semua anggota DPR seperti itu. Karena masih banyak juga anggota dewan yang bekerja secara professional. Kalo mereka ikut dikritik, dihujat dan dicaci maki, mereka jadi terekan juga, dan menghambat proses kerja mereka. Jadi kita sebagai masyarakat juga jangan melulu mencaci lah, kita cari solusi yang terbaik untuk kemajuan bersama. Peace all!!

Jumat, 26 Maret 2010

Matikan Lampu, Nyalakan Masa Depan



Sebelumnya, mohon maaf karena gua jarang update blog. Penyebab utamanya adalah microblog yang membuat gua ketagihan (http://twitter.com). Tapi sekarang mau mulai aktif lagi nulis blog...

Tema kali ini adalah Earth Hour (lagi). Kenapa lagi? Dulu waktu Earth Hour 2009 udah pernah gua posting berkaitan dengan energi yang bisa dihemat dengan acara ini. Hematnya bisa sampai 300 megawatt (ngga pake 'i') dan itu cukup buat menerangi 900 desa. Di Earth Hour 2010 ini, pemerintah daerah udah menunjukkan partisipasi masing-masing. Menurut akun twitter Earth Hour Indonesia, pemerintah kota Jakarta dan pemerintah daerah Bali akan turut berpartisipasi. Berikut kutipan tweet dari EHindonesia

Hotel Le Meridien Jkt turut serta dalam Earth Hour 2010. Keep 'em coming! :) http://cot.ag/alF7jx #EHindonesia
7:00 PM Mar 25th via CoTweet

Titik-titik pemadaman Earth Hour: Aston Denpasar, Hard Rock Cafe Bali, Tugu Jogja, Gd. Sate Bandung, Jl. Dago. We want more!
about 3 hours ago via CoTweet


Nah dengan dukungan dari pemerintah ini, kita sebagai masyarakat sudah sepantasnya turut serta berpartisipasi dalam acara ini. Biasanya dari masyarakat muncul anggapan bahwa hal ini tidak terlalu berpengaruh. Padahal pengaruhnya jelas sangat besar.

Contoh, dalam satu rumah seluas 300 M2, ada 4 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dan 1 ruang makan. Sehari-harinya anggota keluarga tersebut berada di dalam kamar masing-masing, sehingga 4 kamar itu lampu dan AC nya menyala. Nah coba saat earth hour, semua anggota keluarga berkumpul di ruang tengah, cukup menyalakan 1 lampu dan 1 AC. Jadi yang biasanya beban listrik 5 lampu dan 5 AC bisa dihemat. Misalkan lampu 20 watt dikali 4 sama dengan 80 watt, dan AC 500 watt dikali 4 sama dengan 2000 watt. Berarti satu rumah bisa hemat sekitar 2080 watt. Belum lagi kalau AC di ruang tengah dimatikan, jadi hanya 1 lampu yang menyala, jadi lebih hemat lagi.

Biasanya kalo di rumah gua seperti itu, pas earth hour hanya lampu ruang keluarga sama router yang dinyalakan. Jadi kegiatan terpusat di ruang tengah. masih bisa baca buku, masih bisa online pake laptop, dan masih banyak kegiatan lainnya.

Maka dari itu, dengan tulisan ini gua mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, wabil khusus warga SMAIT Nurul Fikri yang baca tulisan ini untuk mendukung Earth Hour.